THE BEAUTIFUL SOUL
Wajah adalah cerminan hati yang berasal dari jiwa, sehingga orang yang kelihatan dari wajahnya sedih menunjukkan hatinya yang sedang meratapi sesuatu sehingga wajahnya goyah. Orang-orang yang baik hatinya akan menampilkan wajah gembira yang orang lain tidak mungkin menilainya sebagai bentuk kesedihan. Kedamaian adalah ciri orang yang indah jiwanya, yang tidak khawatir karena tahu bahwa itu sudah terjadi dan sudah diizinkah oleh Tuhan. Kegelisahan adalah pemberitahuan bahwa ada sesuatu yang tidak baik yang harus segera ditinggalkan. seperti seorang wanita yang mengharapkan satu pria yang dia tahu bahwa laki-laki ini tidak mancintainya, tapi wanita ini terus berharap dengan dalih supaya cintanya diterima. Stupidity/kebodohan menjadi sesuatu yang sulit terlihat.
Seharusnya kalau wanita bahwa berharap ke satu orang laki-laki yang tidak mencintainya adalah kebodohan dan pembuangan waktu dan tenagai yang harusnya dia gunakan untuk fokus ke masa depan serta menjadikan diri pantas dicintai oleh laki-laki baik yang bisa lebih menghormati cintanya yang tulus, dia tidak fokus ke orang itu. Kegembiraan dalam berupaya karena tahu yang dilakukannya baik untuk masa depannya adalah tanda dari seorang yang indah jiwanya yang berikutnya, kegembiraan dalam bertindak menjadi logis bahwa orang ini sudah ikhlas menerima dirinya dan apapun kemungkinan yang terjadi di masa depan. Keikhlasan yang dilakukannya menjadikannya pribadi yang pantas menerima Rahmat dari Tuhan berupa kedamaian, dan kedamaian adalah ciri seorang yang jiwanya indah.
Ketidakgelisahan menjadikan seseorang mudah dalam mengambil keputusan. Orang sulit sekali memutuskan karena kondisi jiwanya sedang tidak damai. Kebaikan mudah menghinggapi hati orang yang damai, yaitu seorang yang melihat segala sesuatunya sebagai bentuk kesyukuran karena baik, rasa syukur mengharuskan orang untuk menerima yang lebih dari biasanya yang dia dapat. Orang yang mampu melihat segala sesuatunya dengan positif akan selalau berbahagia. Sehingga lahirlah bahwa masalah adalah sesuatu untuk memuliakan bukan menghinakan. Tuhan mempunyai alasan sangat logis mengapa kita dikasih masalah yaitu memuliakan, seperti seorang yang mau naik kelas diharskan melampaui kesulitan berupa ujian dan soal. Tuhan menurunkan ujian/masalah itu supaya dengan harapan kita naik kelas pribadinya. Lulus dari ujian tidak lebih penting daripada lulus ujian kehidupan. Ciri orang yang lulus dalam kehidupan adalah yang damai karena telah sukses.
Jadilah pribadi yang damai, yang kedamaiannya dirasakan oleh sesama karena kedamaian itu menular. Indah sekali menjadi jiwa yang damai, karena orang lebih mudah menerima orang baik daripada yang tidak. Kendali akan diri sendiri menjadi penting, karena sebetulnya kedewasaan dan kedamaian itu masalah kendali. Seorang yang tidak marah dan masih berlaku anggun kepada orang yang menghinanya adalah yang mengendalikan dirinya untuk tidak berlaku marah. Mudah-mudahan kita dijadikan pribadi yang damai yang mengindikasikan bahwa jiwa kita indah. Lalu yang memperlakukan segala sesuatu dengan rasa hormat dan positif. Lalu perhatikan bagaimana kehidupan berlaku lebih ramah kepada anda.
The Beautiful Soul

Tidak ada komentar:
Posting Komentar