MUDA DAN GALAU
Penyakit yang sekarang mewabah dikalangan anak muda adalah kegalauan. Galau sering terjadi kepada anak muda karena tidak jelasnya akan masa depan. Anak muda memang tidak dapat dipisahkan dari penyakit ini, dan memang harus mengalaminya karena itu tanda bahwa kita normal. Justru kita harus khawatir kepada anak muda yang tidak pernah galau dan anak muda yang tidak galau harus di cek kesehatannya.
Anak muda dan galau seperti dua sisi pada satu koin yang sama. Galaulah sebagai anak muda, karena memang itu wajar. Kegalauan dari anak muda itu hebat sekali karena kesempatan kita menjadi anak muda itu hanya sekali, sebelum setelah itu kita memasuki masa renta yang kegalauannya sulit didapat seperti saat muda.
Anak muda itu harus merasakan semua kegembiraan dari kesedihannya, marah semarah-marahnya, sedih sesedih-sedihnya, dan bahagia sebahagia-bahagianya. Tetapi jangan sampai kegalauan itu membuat kualitas pribadi anak muda menurun, galau itu boleh tapi jangan berlebihan. Galaulah sewajarnya, lalu move on.
galau yang paling anggun adalah dengan melihat sisi positif dari galau itu, kalau sudah seperti itu maka anak muda tadi akan tampil sebagai orang hebat karena tidak meratap disebabkan kegalauannya. Dari semua yang dijelaskan bahwa, alasan mengapa anak muda banyak galau karena impian dari para anak muda biasanya sangat besar, lalu galau karena melihat kenyataan hidup yang tidak sesuai dengan yang dibayangkannya. Seperti orang yang berencana malam hari, dibatalkan esok harinya.
Anak muda itu berhak berbahagia, itu sebabnya anjurannya adalah galaulah tapi jangan terlalu lama, kasih kesempatan kepada diri anda untuk merasakan Rahmat dari Tuhan yang namanya galau. Muda dan galau betul-betul pas kepada kita selaku anak muda yang masih galau yang kegalauannya masih belum bisa dikendalikan. Setelah agak dewasa dan anggun kita akan melihat betapa indahnya kegalauan itu.
Yang harus menjadi konsen sekarang adalah mengingkatkan kelas pribadi, jangan hanya karena kita diputuskan oleh kekasih, lalu tidak mandi, tidak berhias, dan tidak mempercantik diri lagi serta tidak mencari yang lebih baik atau fokus pada membangun kemandirian diri. Jangan lemah hanya karena yang menggalaukan, kita harus bangkit dan lakukan lagi. Kadang-kadang anak muda yang keras kepala untuk mencapai kebaikan lalu salah, itu lebih dihargai dari pada yang tidak bertindak karena merasa benar. Keras kepala adalah Rahmat dari Tuhan yang harus disyukuri, keras kepala lah dalam mencapai semua impian anda, tapi jangan terlalu keras sampai sulit dibentuk.
Kegalauan harus menghebatkan, karena kita tau sisi positifnya. Dan sisi positif dari kegalauan adalah menghebatkan. Kita semua pasti mengalami nya, tapi itu tidak terlalu penting dan jangan terlalu fokus ke sana, karena itu pasti dialami oleh setiap orang termasuk anda, tapi fokuslah pada respon anda ketika rasa galau itu datang. Orang kecil akan termakan oleh kegalaunnya sendiri, tapi orang besar mengendalikan yang menjadi kendalinya lalu mengambil sisi positif dari rasa galaunya.
Jadi kalau begitu, tingkatkanlah kualitas pribadi anda supaya kegalauan itu hadir dalam bentuk kegembiraan karena niat anda menggembirakan sesama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar